Bang Jay Terus Memutar Tortlle Gass. Suara Kawasaki 150 menderu memecah hening di padang pasir bertuan para dewa. Menembus dingin waktu sore di kaldera Bromo. Medung dan berkabut Kami memang beranjak terlalu sore dari cemara lawang. Karena menunggu selesai meeting di lava view dengan para komunitas pariwisata disana. Juga bang jay yang baru selesai kerja pukul 15.00 wib. Bang jay adalah orang asal Jakarta yang bekerja di lava view lodge cemara lawang. Dia adalah petualang sejati, sosoknya mirip karakter Roy karya Golla Gong. Tak betah di rumah, hoby nya menjelajah negeri ini. Sampai suatu saat ia diajak untuk bekerja di salah hotel di cemara lawang oleh anak pemilik hotel tersebut ketika ia berkenalan di Gunung Agung. Akhirnya sudah 6 bulan ini ia menetap. Mencurahkan cintanya akan keindahan hamparan Bromo Tengger Semeru. Selanjutnya bang Jaylah yang mengajak saya untuk melihat sunset di puncak B29. Puncak B29 adalah salah satu puncak di Bibir Kaldera Gunung Pu...
Berikut adalah rute yang dilalui selama ekspedisi TOBA ADV DREAM 21-24 Desember 2018 beserta alasannya. Hari pertama, Tema kita hari ini adalah susur bibir Danau Toba. Start dari Piltik Homestay - Tugu Toga Aritonang -Muara - Bakkara - Tipang - Sabulan - Holbung - Pangururan. Piltik Homestay menjadi pilihan start kami karena tempat ini merupakan salah tempat cozy (keren dan berkelas) dan letaknya tidak jauh dari Bandara Silangit. Sayangnya tempat ini terlalu mewah untuk dikatakan sebagai homestay, hening, nyaman dan indah. Mungkin lebih cocok dibilang boutique hotel kaya sampiren di Garut atau Nihiwatu di Sumba dengan namun harga yang jauh lebih murah. Dari Piltik kita menuju Tugu Aritonang via Bandara Silangit. Pemandangannya indah karena menuruni bukit dan jalan berkelok-kelok dengan background hamparan danau. Selanjutnya menuju Bakkara via Muara. Bakkara sendiri merupakan salah satu lembah terindah di Danau Toba. Ditengah desanya mengal...
Tidak pernah dibayangkan sebelumnya bahwa saya telah mewujudkannya untuk riding di tanah nan indah ini, FLores. Negeri dongeng yang telah diceritakan oleh para pelancong diseantero dunia. Tanah yang selalu kami mimpikan sejak 6 tahun yang lalu untuk dijelajahi khususnya dengan sepeda motor. Bersama teman-teman yang memiliki visi dan misi yang sama meniti putaran demi putaran roda sepeda motor. Perjalanan ini menjadi perjalanan terhebat kami, paling tidak dalam 5 tahun terkarhir. Menempuh 2180 km, melintasi 3 selat, mengunjungi 2 Taman Nasional: Taman Nasional Komodo dan taman Nasional Kelimutu. Disamping itu hal terunik dari perjalanan ini adalah kami tidak hanya melewati jalur utama trans flores yang hanya di dominasi oleh aspal halus dengan rintangan berupa tikungan dan tanjakan tajam. Melainkan kami juga menjelajahi jalur utara Flores Antara Mbay-Riung-Pota-Reo-Rego-Terang sampai ke Labuan Bajo. Jalur utara ini belum banyak diketahui oleh para pengembara. Mungkin Riu...
Komentar
Posting Komentar